Minggu, 19 November 2017

TANAMAN REFUGIA



 

TANAMAN REFUGIA


Pengendalian OPT dalam hal ini hama serangga pada tanaman padi atau tanaman sayuran tidak selamanya harus menggunakan pestisida. Pengendalian secara alami dapat dilakukan dengan memanfaatkan serangga musuh alami. Penggunaan serangga musuh alami terkadang lebih efektif, effisien dan ekonomis serta berdampak pada lingkungan yang lebih baik. Serangga musuh alami pada tanaman padi dan tanaman sayuran secara alamiah sebetulnya sudah ada namun karena lingkungan yang tidak memadai, maka terjadi ketidakseimbangan perkembangan serangga musuh alami dan hama tanaman. Lambatnya perkembangan serangga musuh alami berdampak terjadi ledakan hama yang membutuhkan perlakukan penyemprotan menggunakan pestisida kimia, nabati maupun hayati.
Pada saat ini, penggunaan serangga musuh alami untuk mengendalikan hama tanaman sedang gencar-gencarnya dianjurkan. Serangga musuh alami hama tanaman maupun hama tanaman secara naluri menyenangi tanaman yang mengeluarkan nectar. Bau nectar akan menarik serangga musuh alami maupun hama tanaman sehingga pada tanaman yang mengeluarkan nectar akan berkumpul serangga musuh alami maupun hama tanaman yang berakibat serangga musuh alami tersebut memakan hama tanaman. Pada tanaman yang mengeluarkan nectar tersebut terjadi pengendalian hama tanaman secara alamiah sehingga terjadi keseimbangan lingkungan.
Penanaman tanaman refugia pada lahan sawah dan tanaman sayuran atau sekitarnya merupakan salah satu usaha konservasi serangga musuh alami. Kondisi tersebut dimaksudkan supaya tercipta agroekosistem di lahan pertanian dapat terjaga. Apabila agroekosistem lahan pertanian stabil maka populasi hama akan seimbang dengan populasi serangga musuh alami. Refugia merupakan tanaman yang berfungsi sebagai microhabitat dari serangga musuh alami dan penarik hama tanaman. Tanaman yang berbunga seperti bunga matahari, kembang kertas, kenikir, jengger ayam, tapak dara dan bayam termasuk golongan tanaman refugia. Bunga tanaman tersebut akan mengeluarkan nectar yang baunya menarik serangga musuh alami maupun serangga hama tanaman untuk datang. Serangga-serangga musuh alami dan hama sangat tertarik dengan tanaman yang berbunga. Serangga yang sering melakukan kunjungan adalah kumbang, lalat, lebah, semut, thrips dan kupu-kupu. Penanaman refugia akan mengurangi biaya usaha tani yang dipergunakan untuk pengendalian hama sehingga keuntungan petani dapat meningkat dan lingkungan terjaga secara berimbang. Selain menjaga keseimbangan lingkungan dapat juga menyejukkan mata apabila melihat lahan pertanian yang subur dengan dikelilingi tanaman bunga yang mekar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar